Keuntungan Investasi Reksadana Beserta Kekurangannya

Keuntungan Investasi Reksadana Beserta Kekurangannya

Keuntungan Investasi Reksadana Beserta Kekurangannya

Keuntungan Investasi Reksadana – Saat ini, kesadaran masyarakat untuk mulai berinvestasi sejak masih muda sudah mulai berkembang. Ada banyak pilihan yang dapat diambil ketika Anda ingin mulai berinvestasi. Salah satunya adalah reksadana.

Reksadana menjadi salah satu instrumen investasi yang digemari. Lantas, apa saja keuntungan investasi reksadana?

Advertisements

Reksadana adalah instrumen investasi yang melibatkan seorang manajer investasi dalam pengelolaannya.

Anda akan menyetorkan sejumlah dana untuk diinvestasikan dalam berbagai sektor oleh manajer investasi. Dana Anda dapat diinvestasikan ke dalam saham, obligasi, pasar uang, dan sebagainya. Dari definisi ini saja sudah terlihat keuntungan reksadana daripada investasi lain.

Karena Anda sudah tidak perlu repot mengurus dana investasi, semua urusan sudah diselesaikan oleh sang manajer.

Return yang didapatkan pun tergolong besar diantara produk investasi lainnya. Selain itu, apa saja keuntungan investasi reksadana yang lain? Baca Harga Saham BRI Per Lembar

Keuntungan Investasi Reksadana Beserta Kekurangannya

  1. Mudah sekaligus akuntabel

Seperti ilustrasi sebelumnya sudah dipastikan bahwa reksadana adalah investasi yang mudah dijalankan.

Anda hanya perlu menyetor dana kemudian memonitornya. Bahkan di era digital sekarang, Anda bisa memonitor dan melakukan transaksi melalui gadget kesayangan di rumah.

Kemudahan ini pun bersanding dengan akuntabilitas karena dikelola oleh manajer investasi yang profesional dan berpengalaman.

  1. Risiko yang relatif lebih kecil

Jika dibandingkan dengan investasi saham, reksadana memiliki risiko yang lebih kecil. Hal ini disebabkan ketika berinvestasi saham, Anda menyetorkan seluruh dana pada satu perusahaan.

Advertisements

Apabila terjadi kegagalan, maka dana investasi Anda akan hangus. Berbeda dengan reksadana, dana Anda akan didistribusikan pada berbagai instrumen investasi. Baca Cara Membeli Saham Bank Mandiri

Bahkan tidak hanya saham, dana Anda juga akan diinvestasikan pada obligasi, pasar uang, deposito, dan sebagainya.

  1. Likuiditas tinggi

Anda tidak perlu takut ketika berinvestasi reksadana, karena Anda dapat menarik kembali dana Anda sewaktu-waktu.

Dana Anda tidak sepenuhnya terikat seperti saham yang harus menunggu untuk dapat mencairkan dana kembali. Di reksadana, Anda dapat melakukannya kapanpun.

  1. Mempermudah investor dalam menentukan keputusan investasi

Kembali lagi bahwa reksadana dikelola oleh manajer investasi yang profesional dan berpengalaman. Untuk Anda para investor pemula tidak perlu takut karena dapat mengkonsultasikan permasalahan investasi Anda.

Manajer investasi akan memberikan berbagai pertimbangan sesuai dengan pengalamannya di dunia investasi.

  1. Potensi return yang tinggi

Potensi return reksadana relatif tinggi dibandingkan instrumen investasi yang lain. Maka, reksadana cocok untuk Anda yang memang mempersiapkan masa depan untuk keluarga atau dana pensiun.

Namun, perlu diingat bahwa terdapat hukum high risk high return. Jika Anda ingin return lebih tinggi tiada salahnya memilih instrumen dengan risiko tinggi pula. Jangan lupa konsultasikan juga dengan manajer investasi Anda. Baca Memulai Reksadana di Bank Mandiri

Bagaimana? Apakah Anda sudah siap memulai investasi dengan segala keuntungan investasi reksadana di atas? Siapkan investasi terbaik Anda untuk masa depan yang cerah.

Advertisements

Facebook Comments

Leave a Reply